Persimpangan adalah pertemuan tiga ruas jalan atau lebih. Persimpangan merupakan zona miskomunikasi kelas 1 yang berpotensi besar mengakibatkan konflik antar kendaraan yang melewatinya. Jika terjadi kesalahpahaman atau pelanggaran jalur, maka kecelakaan berpeluang besar terjadi. Untuk mengantisipasinya, dipasang marka traffic light di persimpangan. Namun, tidak semua persimpangan dipasangi traffic light dan tidak semua traffic light dipatuhi atau berfungsi dengan baik. Inilah realita.
Persimpangan yang tidak dipasangi traffic light biasanya adalah persimpangan yang sepi lalulintas dan persimpangan tiga jalur huruf “Y”. Padahal, persimpangan “Y” merupakan persimpangan tersulit, karena kendaraan biasanya melaju dengan kecepatan relatif tinggi.
Sebenarnya, inti dari cara menghadapi setiap persimpangan adalah komunikasi yang baik. Ini adalah caraq bagaimana kita mengomunikasikan maksud atau tujuan kita kepada pengguna jalan lain. Bisa dengan isyarat lampu sein, klakson dan lainnya. Berusahalah untuk mudah terlihat oleh pengguna jalan lain. Bisa dengan menggunakan pakaian cerah, menyalakan lampu utama, dll. Toleransi kepada pengguna jalan lain juga bisa menghindarkan kita dari chaos. Bisa dengan cara memperlambat laju kendaraan atau mempersilakan kendaraan lain melewati persimpangan lebih dulu.
Masalahnya, ada juga persimpangan buta (blind intersection) yang tidak memungkinkan pengguna jalan untuk mengetahui kehadiran pengguna jalan lain. Di persimpangan seperti ini, dibutuhkan teknik dan siasat jitu. Berusahalah untuk memberi sinyal suara (klakson) agar pengguna jalan lain tahu kehadiran kita. Ada satu trik yang cukup ampuh, berjalanlah dengan tanpa memotong jalur kiri pengguna jalan lain. Hal ini menghindari kemungkinan clash dengan kendaraan yang belok ke arah kita.
Untuk semua persimpangan, jika kita dalam posisi belok ke kanan (memotong jalur), ambilah jalur agak ke tengah. Jangan sekali-kali berhenti di jalur kiri traffic light jika kita hendak ke kanan, begitu pula sebaliknya. Pada persimpangan sempit, hal ini bisa menghambat laju kendaraan yang hendak belok ke kiri (jika ke kiri jalan terus). Patuhi semua peraturan lalulintas dan jangan egois di persimpangan.
Selamat berkendara!
(referensi: Motorcycle Operation Manual; MSF: www.msf-usa.org)